Informasi Umum Kuliah di Arab Saudi

Oleh: Muhammad Zahid Abdillah, Mahasiswa King Khalid University, Abha, Arab Saudi.

PPMIARABSAUDI.PPI.ID, ABHA – Arab Saudi merupakan negara yang diberkahi insya Allah, karena menjadi salah satu negara terbesar di dunia yang melaksanakan hukum Islam, dan adanya dua kota yang dijaga malaikat, yaitu kota Mekkah dan Madinah, dua kota yang tidak akan sanggup dimasuki oleh Dajjal pada hari kiamat.

Arab Saudi juga merupakan pusat sumber dan perkembangan ilmu syar’i. Selain itu, Arab Saudi menyediakan beasiswa bagi pelajar-pelajar berprestasi di seluruh dunia untuk kuliah di berbagai universitas terkemuka disana.  Program ini adalah implementasi dari perhatian kerajaan yang sangat besar terhadap pengembangan dan publikasi ilmu pengetahuan dan peningkatan karya ilmiah, dan kontribusi nyata kerajaan dalam membangun komunikasi yang berkesinambungan dengan bangsa-bangsa di seluruh dunia dalam bidang ilmu, kebudayaan, dan kemajuan peradaban manusia. Program ini terbuka untuk semua jurusan ilmu pengetahuan umum, tidak hanya untuk studi keislaman saja.

Mengapa Kuliah di Arab Saudi?
Ada berbagai alasan untuk menjatuhkan pilihan melanjutkan studi ke salah satu universitas di Arab Saudi, diantaranya: 

  • Perguruan-perguruan tinggi yang unggul dan berkelas dunia, beberapa universitas termasuk perguruan tinggi terbaik di dunia.
  • Suasana dan lingkungan keilmuan yang kondusif, dimana terdapat berbagai lembaga dan pusat penelitian dan pengkajian yang diakui dan terus berkembang pesat pada masing-masing universitas.
  • Civitas akademik multinasional. Saat ini mahasiswa yang menuntut ilmu di Arab Saudi berasal dari lebih 165 negara dunia. Demikan juga dengan tenaga edukatf berasal dari berbagai negara.
  • Pelayanan fasilitas istimewa bagi setiap mahasiswa penerima beasiswa. Kuliahnya gratis 100%.

Fasilitas untuk Mahasiswa Penerima Beasiswa 
Berikut beberapa fasilitas yang didapatkan mahasiswa asing di Arab Saudi:

  • Tiket pesawat saat diterima menjadi mahasiswa di universitas dan pada setiap akhir tahun akademik, sesuai dengan aturan yang berlaku. 
  • Mukafa’ah (uang saku sekitar 840 riyal untuk S1) setiap bulan. 
  • Hadiah tunai bagi mahasiswa yang berprestasi. 
  • Asrama gratis dan perabotannya. 
  • Makan di kantin universitas dengan biaya murah. 
  • Pelayanan kesehatan di rumah sakit universitas. 
  • Sarana mudah untuk melaksanakan haji dan umrah dengan biaya terjangkau.
  • Fasilitas olahraga yang disediakan oleh universitas. 
  • Bisa mengikuti kajian para ulama-ulama besar di Arab Saudi.

Seputar Beasiswa di Universitas
Secara umum seluruh universitas negeri di Arab Saudi memberikan fullscholarship atau beasiswa penuh. Mahasiswa sama sekali tidak dibebani biaya kuliah dan justru mendapat uang bulanan. 

Uang bulanan tiap mahasiswa 840 SAR untuk S1. Apakah uang ini cukup untuk biaya hidup? Jawabanya insya Allah lebih dari cukup, karena selain telah disediakan asrama gratis, mahasiswa juga mendapat subsidi makan di kantin universitas. Misalnya di King khalid University, sekali makan di kantin universitas 4 SAR untuk pagi, 5 SAR untuk siang dan 1 SAR untuk malam. Jadi untuk makan 3x sehari selama 1 bulan hanya akan menghabiskan 10 SAR × 30 hari = 300 SAR/bulan untuk pengeluaran makan di kantin universitas. Ada sisa uang 540 riyal, bisa untuk umrah dan keperluan lainnya. 

Universitas di Arab Saudi juga memberikan tiket pesawat pulang pergi gratis setiap tahunnya saat liburan musim panas bagi mahasiswa internasional yang ingin kembali negaranya masing-masing. 

Kehidupan Mahasiswa 
Durasi belajar untuk S1 sekitar 4-6 tahun, S2 sekitar 2-4 tahun dan S3 sekitar 4-6 tahun.

Beberapa kampus mewajibkan program i’dad lughowi atau kelas persiapan bahasa Arab sebelum memasuki program S1, biasanya maksimal 2 tahun minimal 1 tahun, tergantung tahdid mustawa atau tes penempatan yang dilakukan setelah diterima di universitas. 

Bagaimana untuk peluang calon mahasiswa yang tidak bisa bahasa Arab?I’dad lughowi disediakan khusus untuk calon mahasiswa yang tidak bisa ataupun baru sedikit bisa bahasa Arab. Di sini akan diajarkan bahasa Arab mulai dari mengenal huruf hijaiyah hingga mahir dalam berbahasa. Jadi untuk lulusan SMA/SMK/STM tidak perlu khawatir, karena insya Allah peluangnya ada. Tinggal nanti dicari saja universitas yang menyediakan i’dad lughowi, salah satunya adalah King Saud University. 

Bahasa pengantar untuk program S1 kebanyakan berbahasa Arab, khususnya untuk jurusan keagamaan, namun ada juga yang menggunakan bahasa Inggris, seperti jurusan sains. Sedangkan untuk program S2/S3 kebanyakan menggunakan pengantar bahasa Inggris, tapi untuk jurusan keagamaan tetap menggunakan bahasa Arab. 

Satu yang unik lagi dari kuliah di Arab Saudi adalah mengharuskan adanya mahram untuk mahasiswi. Mahram bisa suami, ayah, kakak laki-laki, adik laki-laki dan lain-lain. Mahram ini yang nanti akan mendaftarkan perempuannya, dan mahram juga yang akan menjadi jaminan untuk perempuannya. 

Jumlah mahasiswa Indonesia di Arab Saudi sekitar 1500-an dengan jumlah terbanyaknya di Universitas Islam Madinah sebanyak 1000-an orang. Komposisinya beragam, mulai dari mahasiswa persiapan bahasa sampai S3. Mahasiswa Indonesia memiliki organisasi yang disebut PPMI (Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia) baik dilingkup negara (PPMI Arab Saudi), maupun lingkup kota atau cabang . 

Universitas di Arab Saudi
Dahulu mungkin kebanyakan orang Indonesia hanya mengenal Universitas Islam Madinah (UIM) yang berada di kota Madinah dan Universitas Ummul Quro (UQU), yang berada di kota Mekkah, namun sekarang sudah cukup banyak universitas Arab Saudi yang mulai dikenal. Universitas-universitas itu membuka pendaftaran bagi mahasiswa asing atau non-Saudi. Dan hampir seluruh mahasiswa Indonesia yang belajar di Arab Saudi mendapatkan beasiswa penuh (full scholarship) dari kerajaan Arab Saudi.

Mahasiswa Indonesia sendiri tersebar di 16 kota dan 19 universitas di Arab Saudi: 

  1. King Saud University (KSU), Riyadh 
  2. Imam Suud University, Riyadh 
  3. Madinah Islamic University (UIM), Madinah 
  4. Taibah University, Madinah 
  5. Ummul Quro University, Makkah 
  6. King Abdul Aziz University, Jeddah 
  7. King Abdullah University for Science and Technology (KAUST), Jeddah 
  8. King Fahd University for Petroleum and Minerals (KFUPM), Dhahran 
  9. Imam Abdurrahman bin Faisal University, Dammam 
  10. Qassim University, Burraydah 
  11. Sulaiman Ar Rajhi College, Bukhairiyah 
  12. Jazan University, Jazan 
  13. Majmaah University, Majmaah 
  14. Thaif University, Thaif 
  15. King Khalid Univeristy, Abha 
  16. Prince Sattam University, Al Kharj 
  17. Najran University, Najran 
  18. Tabuk University, Tabuk 
  19. Al Jouf University, Al Jouf 

Info lebih lengkap tentang universitas dan perguruan tinggi lainnya di Arab Saudi dapat diakses di website resmi Kementrian Pendidikan Arab Saudi (www.moe.gov.sa).

Persyaratan Penerima Beasiswa 
Syarat-syarat yang berlaku bagi calon mahasiswa lokal juga berlaku bagi calon penerima beasiswa dari luar Arab Saudi, sebagai berikut:

  1. Usia minimal 17 tahun, maksimal 25 tahun dan mengikuti kursus bahasa arab pada lembaga yang diakui, untuk strata satu (S1). 
  2. Untuk strata dua (S2) usia maksimal 30 tahun, dan 35 tahun untuk strata tiga (S3). 
  3. Izin resmi dari pemerintah setempat bagi calon mahasiswa yang berasal dari negara yang mewajibkan syarat yang sama untuk pelajar Saudi yang ingin belajar di negara itu. 
  4. Tidak menerima sejenis dari lembaga pendidikan lain di Arab Saudi. 
  5. Legalisir ijazah dan dokumen-dokumen resmi lainnya dari pihak yang berwewenang. 
  6. Tidak pernah di-drop out dari salah satu perguruan tinggi Arab Saudi. 

Persiapan Pendaftaran di Universitas di Arab Saudi
Apa yang perlu dipersiapkan? Masing-masing universitas, strata, fakultas dan jurusan memiliki syarat dan spesifikasi tersendiri. Pada umumnya berkas yang diperlukan untuk mendaftar S1 di universitas Arab Saudi adalah: 

  1. Paspor.
  2. Ijazah SMA atau sederajat (terjemah ke bahasa Arab).
  3. Transkip nilai (terjemah ke bahasa Arab).
  4. Pas photo. 
  5. Surat rekomendasi dari lembaga atau tokoh nasional (berbahasa Arab) 

Adapun untuk S2/S3 berkas yang diperlukan seperti: 

  1. Paspor
  2. Ijazah S1/S2 (terjemah ke bahasa Arab/Inggris) 
  3. Transkip nilai (terjemah ke bahasa Arab/Inggris) 
  4. TOEFL atau IELST 
  5. Pas photo 
  6. Surat rekomendasi dari dosen 

Berkas-berkas di atas adalah yang harus disiapkan untuk mendaftar kuliah di Arab Saudi. Adapun untuk berkas tambahan tergantung masing-masing kampus. Persyaratan dapat berubah sewaktu-waktu. 

Cara Mendaftar
Sistem pendaftaran kebanyakan dilakukan secara online. Jadi cukup mengirimkan berkas lewat portal khusus untuk pendaftaran online universitas yang dituju. Informasi pendaftaran dan jurusan yang ditawarkan biasanya telah tersedia di website masing-masing universitas. 

Selain mengirim berkas, sebagian universitas memerlukan muqobalah (wawancara) baik lewat telepon atau bisa juga seperti UIM yang melakukan muqobalah langsung di Indonesia atau di kampusnya sendiri.

  1. Untuk tata cara mendaftar prosesnya kurang lebih sama untuk setiap universitas. 
  2. Masuk ke website resmi untuk pendaftaran.
  3. Baca dengan seksama dan ikuti langkah-langkah pendaftaran.
  4. Isi formulir online yang tertera seperti nomor paspor, nama, nomor telepon, email, dan sebagainya. Upload berkas-berkas yang diperlukan satu per satu dalam format pdf.
  5. Setelah semuanya selesai biasanya akan muncul nomor pendaftaran milik kita, lalu simpanlah. Biasanya, Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI) akan menginformasikan daftar nama calon mahasiswa melalui website atau media sosial.

Syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh Pemohon Beasiswa 
Di antara syarat-syarat calon mahasiswa adalah sebagai berikut:

  1. Berkelakuan baik.
  2. Berjanji untuk mentaati semua peraturan universitas. 
  3. Lulus tes kesehatan dan lulus tes yang diadakan oleh otoritas yang bersangkutan.
  4. Memiliki ijazah SMU atau yang setara dengannya dari dalam Saudi ataupun dari luar Saudi. 
  5. Berkomitmen fokus penuh untuk belajar.
  6. Masa lulus dari SMU tidak lebih dari 5 tahun. 
  7. Usia tidak melebihi 25 tahun ketika mendaftar S1. 
  8. Melengkapi persyaratan-persyaratan lain yang ditentukan oleh Universitas yang diumumkan saat pendaftaran.
  9. Bagi pemohon yang ijazah SMAnya dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Kerajaan Saudi Arabia, ia harus memiliki sertifikat lulus uji kemampuan. 

Beberapa Pertanyaan Terkait
Q: Berapa lama pengumuman penerimaan calon mahasiswa baru? 
A: Pengumuman nama-nama yang lulus tidak bisa ditentukan, itu kembali kepada pihak universitasnya, ada yang kurang dari setahun, ada yang sampai 4 tahun baru namanya keluar. 

Maka, tidak perlu fokus menunggu pengumuman 1 universitas saja, ketika ada universitas yang buka pendaftaran, usahakan daftar, Biasanya sebagian ada universitas mengumumkan kelulusan lewat email.  Buat satu email yang dikhususkan untuk daftar beasiswa, agar tidak terlewatkan jika ada pengumuman terkait penerimaan pendaftaran.

Q: Apakah ketika kuliah kita boleh sambil kerja? 
A: Ketika kuliah di Saudi kita dapat visa pelajar, bukan visa kerja. Jika diketahui menyambi kerja secara ilegal, terancam di blacklist dan tidak bisa melanjutkan studi lagi di Saudi. 

Q: Ketika membawa istri, apa saja fasilitas yang didapat? Apakah sama? 
A: Universitas menyediakan asrama untuk mahasiswa yang membawa istri, dan ini biasanya diperuntukkan untuk yang kuliah S2 dan S3. 

Q: Apakah setiap Jami’ah ada kelas i’dad
A: Tidak semuanya universitas di Saudi menyediakan kelas persiapan bahasa, seperti contohnya Universitas Najran. Yang belum bisa bahasa Arab silahkan daftar di universitas yang menyediakan persiapan bahasa seperti Universitas Islam Madinah, Universitas Ummul Qura, Universitas Malik Khalid, dll. 

Q: Mohon referensi universitas yang bagus utk memperlajari tarikh
A: Silahkan ke Universitas Islam Madinah, Untuk belajar dengan membaca buku buku sejarah seperti kitab Bidayah wa Nihayah, Rahiqul Makhtum, dan lain-lain.

Q: Kalau S1 jurusan Pendidikan Agama Islam, apakah bisa melanjutkan S2 di Timur Tengah? 
A: Bisa, yang penting berusahalah untuk daftar dan jangan lupa doa. 

Q: Apakah bisa mendaftar dua jurusan (agama dan umum) di satu universitas? 
A: Allahu a’laminsya Allah tidak apa-apa. 

Q: Universitas mana saja yang membuka beasiswa S2 untuk perempuan?
A: Coba ditanyakan ke IG: @ppmi.raidah (akun milik mahasiswi yang menuntut ilmu di Arab Saudi).

Q: Bagaimana proses untuk melakukan syarat-syarat dari permohonan beasiswa tersebut? Dan apa saja yang jadi pertimbangan untuk dapat diterima di universitas tersebut? 
A: Beasiswa di Arab Saudi sifatnya untung-untungan, ada yang pintar tapi belum Allah takdirkan kesana, ada juga teman kami yang bahasa Arabnya masih kurang alhamdulillah lulus masuk S2 di King Khalid University. Semuanya kehendak Allah. Maka mintalah kepada Allah dan jangan putus asa! Usahakan lengkapi terjemahkan berkas dan lengkapi persyaratan-persyaratan sebaik mungkin, karena itu bisa jadi pertimbangan kesungguhan kita untuk kuliah di Arab Saudi. 



Hubungan Masyarakat dan Kemahasiswaan PPMI Arab Saudi
Kolaborasi – Dedikasi – Inspirasi

31 thoughts on “Informasi Umum Kuliah di Arab Saudi

  • January 25, 2020 at 19:40
    Permalink

    Masyaallah mumtaz

    Reply
  • January 26, 2020 at 14:02
    Permalink

    جزاك الله خيرا

    Reply
    • February 15, 2020 at 00:34
      Permalink

      wa iyyakum

      Reply
    • February 15, 2020 at 00:34
      Permalink

      wa iyyakum

      Reply
  • January 31, 2020 at 13:07
    Permalink

    MaShaaAllah
    Saya mau bertanya…kalau mau sekolah S3 dengan beasiswa, bagaimana cara mendaftarnya ?
    Apakah cari beasiswa dulu ? Atau harus sudah diterima di sekolah yg dituju dulu ?

    Reply
    • February 15, 2020 at 00:35
      Permalink

      silahkan ikuti terus postingan kami di instagram @ppmisaudi

      Reply
  • May 13, 2020 at 14:22
    Permalink

    Apakah diperbolehkan mendaftar di banyak universitas sekaligus di tahun yang sama? karena saya mendengar kabar ketika ada yg mendaftar di banyak universitas akan bermasalah di kementrian pendidikan arab saudi saat nanti penerimaan

    Reply
    • June 21, 2020 at 07:03
      Permalink

      Boleh insya Allah. Karena jika sudah diterima di satu kampus maka otomatis nama tersebut gugur di kampus lain. Allahu a’lam

      Reply
  • August 20, 2020 at 10:39
    Permalink

    Assalaamualaikum,,

    Salam kenal saya Miftah dari Jaksel umur 33 tahun. Alhamdulillah mendapatkan hidayah Allah dan inspirasi dari beberapa temen utk lanjut S2 S3. Sy lulusan S1 Teknik Kimia ITB qadarullah saat kuliah berkesempatan nyantri di Pesantren Mahasiswa Miftahul Khoir Bandung. Ingin lanjutkan S2 Ekonomi Syariah UI kemudian S3 Ekonomi Islam Univ Ummul Quro.

    Mohon info apakah bisa mendaftar langsung ke Universitas sendiri ? Insya Allah berusaha untuk biaya sendiri tanpa beasiswa karena umur tidak mencukupi, mohon info hal-hal yg harus disiapkan ?

    Syukron Jazakallahu khairan katsira

    Reply
    • August 24, 2020 at 15:03
      Permalink

      Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Ahlan akhi Miftah. Untuk mendaftar memang langsung ke universitas pilihan kita melalui website pendaftaran, namun sesuai dengan kebijakan rata-rata kampus di Arab Saudi untuk pendaftar maksimal berumur 30 tahun untuk S2 dan 35 tahun untuk S3

      Reply
  • September 22, 2020 at 15:45
    Permalink

    Assalamualaikum. Jazakallah khairan atas infonya. Mohon info total alumni Universitas Islam Madinah, Universitas Ummul Quro, dan LIPIA hingga tahun 2020 ini, berikut sumber datanya. Saya memerlukannya sebagai bahan penyusunan artikel. Jazakallah khairan. Wassalam.

    Reply
    • September 22, 2020 at 17:58
      Permalink

      Waalaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh. Afwan untuk saat ini kami belum mempunyai data lengkap untuk alumni mahasiswa Indonesia di Arab Saudi

      Reply
  • October 5, 2020 at 06:28
    Permalink

    السلام عليكم
    apakah bisa mahasiswa s1 membawa isteri kuliah sama-sama di KSA?

    Reply
    • October 5, 2020 at 21:14
      Permalink

      Waalaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh. Bisa, jika antum sudah menjadi mahasiswa Arab Saudi

      Reply
  • October 10, 2020 at 04:50
    Permalink

    Assalammualaikum ….
    kalau belum bisa bahasa Arab daningin Kursus bahasa Arab yang di akui itu dimana ya?….bisa minta recomendasinya
    Terimakasih

    Reply
    • October 10, 2020 at 14:31
      Permalink

      Waalaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh,

      di Indonesia cukup banyak lembaga bahasa Arab yang bagus. Tinggal menyesuaikan dengan posisi tempat tinggal kita saja

      Reply
  • October 27, 2020 at 06:20
    Permalink

    Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.mohon info beasiswa kuliyah S2 syariah dg membawa keluarga

    Reply
    • October 29, 2020 at 22:17
      Permalink

      Waalaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh. Bisa insya Allah bisa

      Reply
  • November 26, 2020 at 18:15
    Permalink

    Assalamu’alaikum
    wa rohmatullohi
    wa barokatuh

    mau tanya apa semua kampus di saudi wajib mahrom untuk calon mahasiswi di sana.

    syukron

    Reply
    • January 2, 2021 at 09:11
      Permalink

      Waalaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh. Iya wajib mahrom kecuali di KAUST

      Reply
  • February 2, 2021 at 07:33
    Permalink

    Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh. Saya berniat mendaftar Beasiswa Doktoral King AbdulAziz University, apakah ada tunjangan bagi istri dan anak yang diajak ke Jeddah? Syukron

    Reply
    • March 14, 2021 at 12:04
      Permalink

      Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Tunjangan biasanya hanya untuk visa dan tempat tinggal

      Reply
  • February 8, 2021 at 17:59
    Permalink

    Assalaamu’alaikum.
    Admin, mohon informasi universitas yang memiliki program studi S3 Bidang Ilmu Pendidikan. Terimakasih.

    Reply
    • March 14, 2021 at 12:05
      Permalink

      Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Ada King Saud University, King Abdulaziz University, dll

      Reply
  • March 9, 2021 at 15:28
    Permalink

    Assalaamu’alaikum. Mohon maaf mau tanya. pernahkah ada case seseorang yang bekerja di arab lalu kemudian mengambil perkuliahan disana juga?

    Reply
    • March 14, 2021 at 12:08
      Permalink

      Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Ada tapi di Universitas Terbuka atau Ma’had Harom

      Reply
  • March 20, 2021 at 17:09
    Permalink

    pertahun ada berapa banyak mahasiswa dari indonesia yang mendaftar ke universitas arab saudi

    Reply
    • March 26, 2021 at 14:28
      Permalink

      Tidak bisa dihitung, jumlahnya sangat banyak

      Reply
  • April 4, 2021 at 11:06
    Permalink

    Assalamu’alaykum, apakah jika sekolah s3 di king fahd jika membawa anak istri akan juga di fasilitasi ?

    Reply
    • April 5, 2021 at 22:10
      Permalink

      Waalaikumussalam. Iya insya Allah

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *