Ustadz Hakim meraih gelar Doktor di Universitas Islam Madinah

PPMIARABSAUDI.PPI.ID, MADINAH – Ustadz Hakimuddin Salim berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan para penguji di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi pada Rabu (18/12). Ia berhasil mendapatkan predikat Mumtāz Ma’a Martabat Asy-Syaraf Al-Ūlā (Summa Cumlaude), dan tercatat sebagai Doktor Pendidikan Islam pertama dari Indonesia.

Dengan judul disertasi:
الأساليب التربوية المستنبطة من القصص القرآني ومدى ممارسة معلمي المعاهد القرآنية في إندونيسيا لها مع تقديم تصور مقترح لتعزيزها
(Metode Kependidikan Disimpulkan dari Kisah-Kisah dalam Al-Qur’an dan Tingkat Pengamalannya oleh Para Guru di Pesantren-Pesantren Al-Qur’an di Indonesia Beserta Rekomendasi Penguatannya).

Pemuda asal Klaten ini mengenyam pendidikan di Madrasah Diniyah Muhammadiyah Tahzhibus Shibyan Jatinom (1999), SDN Bonyokan 1 (1999), MTs PP Al-Mukmin Ngruki (2002), dan MA Ma’had Tahfizhul Qur’an Isykarima Karanganyar (2006).

Setahun kemudian ia berhasil mendapatkan beasiswa di Universitas Islam Madinah. Ia lulus dari Fakultas Syari’ah pada tahun 2011 dengan predikat Summa Cumlaude, dengan judul skripsi: “Fathul Wahhāb fīl Farqi bainal Jihādi wal Irhāb” (Studi Fiqih Perbedaan Mendasar antara Jihad dan Terorisme).

Setelah itu, ia melanjutkan studi S2 di kampus yang sama pada Jurusan Ushul Tarbiyah dan berhasil meraih predikat Summa Cumlaude, dengan judul tesis: “At-Tarbiyah Al-Jinsiyyah ‘inda Ibni Qoyyim Al-Jauziyah” (Pendidikan Seksual Menurut Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah).

Selain belajar formal di kampus, ia juga menimba ilmu dari para Ulama di Masjid Nabawi, seperti Syekh Abdul Muhsin Al-‘Abbad, Syekh Muhammad Nashir As-Suhaibany, Syekh Ibrohim Ar-Ruhaily dan Syekh Abdurrazaq Al-Badr. Ia juga sempat mulazamah dengan Syekh Abdulloh Al-Qodiri dan Syekh Yahya Al-Yahya.

Ustadz Hakim juga aktif berdakwah. Ia pernah menjadi Da’i di Hai’ah ‘Alamiyah Litta’rif bil Islam (World Islamic League), Punyuluh Haji di Maktab Ta’awuni (Departemen Agama Saudi), Penterjemah Digital Mujamma’ Al-Qur’an Malik Fahd, dan aktif membimbing jama’ah Haji dan Umroh, serta berdakwah kepada masyarakat Indonesia di berbagai kota seperti Khobar, Dammam, Madinah dan Riyadh.

Selama 12 tahun di Madinah, ia juga aktif di organisasi dan pergerakan mahasiswa. Tercatat ia pernah menjadi Editor Majalah Al-Bashiroh PPMI Madinah, Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Arab Saudi dan tergabung dalam Komisi Sosial Budaya PPI Dunia.

Semoga ia bisa segera pulang ke tanah air dengan berbekal ilmu yang bermanfaat dan turut serta mengemban amanah dakwah demi mencerahkan kehidupan umat dan bangsa.

Sumber: https://manhajuna.com/raih-summa-cumlaude-ustadz-muda-ini-menjadi-doktor-tarbiyah-pertama-dari-asia-tenggara/



Media dan Informasi PPMI Arab Saudi
Kolaborasi – Dedikasi – Inspirasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *